Search This Blog

Loading...

Wednesday, March 25, 2009

Pennylane's Chocolate Cookies

Udah dua hari ini pengeeeeen banget sama chocolate cookies ala mba' Riana yang udah bikin heboh milis NCC. Padahal udah lama banget mau nyoba bikin sendiri, tapi gak jadi terus. Mungkin salah satu alasannya karena lumayan banyak yang nyobain tapi gagal. Ada yang adonannya cair, gak bisa dibentuk, dan lainnya. Tapi waktu di Matraman, nyobain cookies yang dibuat langsung sama penemu resep, aiiiiiihhh..... langsung deh love at the first sight!!!

Koq di Matraman? ya waktu itu bu Fat syuting *ehem* buat salah satu stasiun tv. Nah, member NCC diajak juga. So, aku datang deh, apalagi ada penyerahan hadiah donat week juga. Asyik banget waktu itu, bu Fat bikin kue lumpur yang lembut, mba' Riana dengan chocolate cookiesnya, mba' Niken datang bawa pudding yang asoy banget, Mba' Nadrah dateng bawa kue lumpur hasil eksperimennya yang juga enak, trus mba' Yeni yang bawa asinan dan seger buangeeett.... gua bawa apa??? gak ada, selain perut kosong yang minta di isi terus....*malu-maluin*

Belum lagi makan siangnya lontong cap gomeh ala bu Fat dan sambal teri tempoyak andalan mas Wisnu....kebayang kan, gimana rasanya. Belum lagi donat hasil demonya...aduuuh... sampe gak bisa berkata-kata lagi saking kenyangnya. Senang deh, akhirnya ketemu juga dengan teman-teman yang biasa keliatan di milis doang, apalagi para mods NCC, mba' Riana yang tampangnya hepi terus, mba' Nadrah (ternyata rumahnya deket sama rumah ku, what a small world!!) dan bu Matre yang heboh. Seru iiiiiihhh!...

Anyway, tadi udah gak tahan lagi. Mesti bikin hari ini. Padahal masih capek banget, semalam nyampe rumah dari road trip sama Bokap dari Yogya, baru nyampe rumah jam 2 pagi... badan ini rasanya masih retak. Tapi, demi chocolate cookies, tetap bikin deh. So, abis nganter Bokap ke bandara tadi, langsung minta anter bang Iqbal (kebetulan lagi di Jakarta ngurus S3nya,jadi dia yg nyetir) meluncur ke toko Ani buat beli Silpat. Dari cerita mba' Riana, sangat memudahkan kita deh, kalo bikin cookies. Ternyata, harga-harga pada naik, untuk silpat ukuran pas-pasan harganya Rp.108.000, tapi karena banyak manfaatnya, oke lah. Dari toko Ani, langsung di drop bang Iqbal di rumah karena dia mau langsung ketemuan sama teman-temannya. Aku pun langsung beraksi nyiapin bahan yang di perlukan.

Kali ini bikin cookiesnya harus efektif, mengingat yu Yati lagi cuti pulang. Males banget kalo mesti banyak cucian piring...hehehe... kata mba' Riana, jenis coklat menentukan rasa cookies ini. Dan emang bener banget. Kebetulan aku punya coklat courverture yang udah dibeli khusus buat bikin cookies ini dari kapan-kapan (untung gak expire) dan bahan lainnya juga dah lengkap. Untuk campuran kacangnya, aku pake almond dan mete, soale masih punya persediaan mete yang udah "teriak" minta diabisin.

Mengocok telurnya, aku ikut saran mba' Riana di milis. Kocok hingga benar-benar ketal dan berjejak. Buat nyampur coklat ke telurnya, aku masih pake mikser dengan speed paling rendah. Baru ketika tepung di masukkan, aku aduk balik dengan spatula. Setelah di dinginkan di kulkas, aku coba dulu manggang 1 biji aja. Duuuuhhh...sempat berdebar-debar juga. Kalo gagal, sedih banget deh, coklatnya itu lho, sayang banget....make'-nya hampir setengah kilo!! tapi Alhamdulillah.... hasilnya memuaskan. Bentuknya gembul dan retak-retak, dan rasanya...WOW!! diluarnya crunchy, sementara soft and chewy inside! enyaaaaakkk!!!

Susahnya, sewaktu memanggang lama banget. Karena ovenku pake oven listrik mungil. Sekali masuk hanya bisa 8 pcs cookies yang masuk. Separuhnya habis di cemil sama yang bikin...gawat deh, gimana mau penuh toples-nya ya! hahahaha...

Yang perlu diperhatikan saat pembuatannya yaitu, tunggu cookies hingga dingin sebelum dipindah ke wire rack, biarkan hingga benar-benar dingin. Supaya bawahnya mulus dan gak lengket.Trus jangan kelamaan memanggangnya di oven, kalau terlalu lama, cookies akan menjadi keras dan kering (gak soft and chewy lagi)


PENNYLANE'S CHOCOLATE COOKIES
By Riana Diterjemahkan secara ngasal oleh Gue *hehe*

Bahan :
60 gr terigu protein rendah (aku pake yg sedang aja, gak punya sih)
1 sdt baking powder
450 gr dark atau semisweet chocolate, potong-potong
60 gr unsalted butter atau margarine
250 gr gula pasir halus
4 btr telur
1/4 sdt garam
40 gr kopi instan bubuk (2 sachet @ 20 gram), larutkan dengan sedikit air panas
1 sdm pure vanilla extract
175 gr semisweet chocolate chips
175 gr white chocolate chips
200 gr kacang-kacangan, cincang kasar dan panggang (aku pake campuran almond dan mete 50:50)

Caranya :
  • Campur rata tepung dan baking powder, sisihkan.
  • Cairkan potongan coklat dan butter/margarine di dalam wadah stainless yang di letakkan diatas panci yang berisi air mendidih, aduk hingga rata. Angkat, dan sisihkan.
  • Dalam mangkok mikser, kocok gula, telur dan garam hingga kuning pucat dan kental, lk. 5 menit. Masukkan campuran coklat, kopi dan vanilla (Kalo aku in masih di campur dengan mikser speed terendah). Lalu masukkan tepung sambil diayak dan diaduk balik. Aduk hingga tercampur saja. Masukkan chocolate chips dan kacang-kacangan, aduk. Tutup dengan plastik wrap, simpan di lemari es hingga agak mengeras, lk. 30-60 menit.
  • Panaskan oven hingga 170 - 180 C dan letakan rak ditengah oven. Lapisi loyang dengan kertas roti ataupun silicone baking mat.
  • Dengan menggunakan ice cream scoop, kecil ataupun medium, ambil adonan dan susun diatas loyang dan beri jarak (Kalo aku bulatinnya pake 2 sendok aja). Dengan tangan lembab, tekan adonan sedikit. Panggang cookies sekitar 10 - 12 menit atau hingga bagian atas cookies menjadi kering dan retak, tapi masih mengkilap. Jangan memanggang terlalu lama.
  • Angkat dari oven dan letakan loyang diatas baking rack hingga dingin. Ketika cookies sudah sedikit mengeas, angkat dan biarkan hingga benar-benar dingin diatas cookie rack (rak kawat).

1 comment:

mels said...

Hi mba Lia, aku udah coba resepnya dan...BERHASIL!! Seneng banget deh...awalnya udah deg2an gx jadi karena aku pake oven tangkring. Loyang pertama jadinya kyk kue kering krn kelamaan. hihihi.. Akhirnya loyang kedua n dstnya ikut sesuai saran mba. jadinya crunchy outside...chewy inside. Slurrrp. Tp adikku lbh suka yg garing2 kyk kue kering. Selera sih ya. Makasih ya mba resepnya :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...