Search This Blog

Loading...

Friday, August 12, 2011

Lapis Cokelat

Buat yang belum pernah bikin lapis legit, aku bener-bener mendukung untuk segera mencoba bikin sendiri. Karena kalo gak di coba, ya gak akan pernah tau. Tapi sekali mencoba, bisa ketagihan pengen bikin lagi. Mengapa?? karena dari loyang pertama yang dibikin itu, kita udah bisa langsung belajar banyak soal teknisnya, dan akan ngomong ke diri sendiri kalo next time coba lagi, pasti hasilnya lebih baik. Dengan cara ini, belajar bikin lapis legitnya akan jauh lebih baik dari pada tanya sana sini. Plus, setelah beberapa kali mencoba, nanti kita akan bisa memodifikasi resep sendiri. Lembabnya, manisnya, bumbunya, rasanya, semua bisa di sesuaikan dengan selera sendiri. Hum...asik kan kalo punya signature lapis legit?? limited edition lho...hehehehe...

Aku sendiri masih terkena demam lapis legit. Selain emang harus ngabisin telur, juga pengen banget bikin lapis yang rasanya macam-macam. Aku masih penasaran mau bikin kue lapis yang tetap enak dan wangi walaupun tanpa bumbu spekoek, paling tidak bisa buat alternatif bagi yang kurang suka sama aroma spekoek. Sekalian juga pengen nyoba-nyoba kombinasi lemak yang di gunakan. Trus aku juga iseng mau bikin lapis yang ada motifnya. So, kemarin, mulai deh aku kasak-kusuk nyari flavor yang pas buat lapisnya. Pilihanku, strawberry (jadi warna merah), pandan (bisa hijau) dan coklat. Karena masih punya banyak coklat bubuk Varlhona, pilihanku pake coklat aja deh.

Resep yang aku gunakan pada dasarnya dari resep lapis legit Bibi Jun-ku. Tapi margarin aku campur dengan wisjman. Gulanyapun aku ganti gula halus dan sedikit gula pasir. Hasilnya, cukup memuaskan buat aku karena memang lapisnya jadi wangi n' buttery, coklatnya terasa dan manisnya juga gak terlalu manis. Karena tidak menggunakan putih telur, jadi penanganannya sedikit lebih mudah. Gak perlu khawatir ada gelembung segala. Tapi tetap, harus aku cek berkali-kali supaya matang merata dan gak gosong. Apalagi ovenku rada tricky, panasnya gak rata, jadi ditengah-tengah pemanggangan, loyangnya harus aku putar supaya bisa mendapatkan panas merata.

Trus soal motif, aku give up deh...gak pas buat orang yang plin plan kayak aku...*heehee*... rencananya aku mau bikin selang seling. Dua lapis kuning, dua lapis coklat, begitu seterusnya. Tapiiiiii...aku lupa udah berapa lapis yang aku bikin. Hasilnya, ada yang coklatnya dua lapis dan ada juga yang coklatnya sampe empat lapis...hahahahaha.... O ya, coba lihat yang paling atas tuh, lebih tebal dari yang di bawah. Well, itu gak salah, itu emang gue ngasal aja. Abisnya, aku buru-buru mau nonton teman-teman milisku yang akan muncul di tv jadi peserta acara Masterchef Ramadhan. Ada Widya, Bundut Niken, Dyah ayu, sama Mika, si juragan asinan Gelora. Wuiih, aku udah panik khawatir ketinggalan aja, jadi adonan terakhir yang mestinya untuk dua lapis, aku cemplungin sekalian supaya bisa langsung mangkal di depan tv. Lesson learned, jangan ngelapis legit kalo ada teman yang masuk tipi...whoaa ha ha ha ha...


LAPIS COKELAT

Camelia


Bahan :

30 btr kuning telur
300 gr gula halus
100 gr gula pasir
350 gr margarin ---> aku pake blue band
200 gr mentega---> aku pake wisjman
170 gr tepung terigu
1 sdt vanilla extract
20 gr coklat bubuk, larutkan dengan 2 sdm air panas (atau gunakan pasta cokelat)
2 sdm susu kental manis putih

Caranya :

  • Campur margarin dan mentega, mikser hingga putih, sisihkan.
  • Telur, gula halus, dan gula pasir di mikser hingga mengembang dan putih, masukkan vanilla extract, kocok rata lalu tambahkan tepung terigu, mikser dengan speed rendah hingga rata. Sisihkan.
  • Masukkan campuran mentega kedalam adonan telur, mikser dengan speed rendah hingga rata.
  • Bagi adonan menjadi 2 dalam wadah terpisah. Satu bagian, tambahkan dengan coklat yang telah dijadikan pasta dan susu kental manis. Aduk rata.
  • Adonan siap untuk dilapis dan di panggang selang seling antara adonan kuning dan coklat.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...